Loading...

Dibiarkan Tak Terawat oleh Pemkab Tangerang Ternyata Karena Hal Ini

Dibiarkan Tak Terawat oleh Pemkab Tangerang Ternyata Karena Hal Ini
Kondisi Halte di Jalan KH Syekh Nawawi, Mata Gara, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Foto: Mimi
Reporter: Mimi | Editor: Tama

TitikKata.com-Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang, menanggapi kumuhnya fasilitas umum berupa halte di beberapa titik jalan arteri di Kabupaten Tangerang. Penampakan tidak mengenakan itu sebenarnya sudah berlangsung lama dan nyatanya memang sengaja dibiarkan dalam kondisi tak terawat oleh Dinas terkait. 

Sekeretaris Dishub Kabupaten Tangerang, Norman Daviq, saat ditemui Titikakata, Senin (8/5/2023) menjelaskan pihaknya memiliki kurang lebih 16 halte yang berada di sejumlah ruas jalan arteri di Kabupaten Tangerang. Dua diantaranya yang menjadi sorotan yaitu halte di Jalan Raya Pemda Tigaraksa dan halte di jalan KH. Syekh Nawawi, Mata Gara, Tigaraksa. 

Norman menerangkan kedua halte itu sengaja tidak dilakukan pemeliharaan atau perawatan sejak bertahun-tahun lalu. Sebab, menurutnya, halte tersebut terletak di kawasan Pemda Tigaraksa yang direncanakan akan dilakukan penataan ulang oleh Badan Pembangunan (Bapeda) Kabupaten Tangerang. Untuk itu, pemeliharaan dianggap mubazir atau buang-buang anggaran. 

"Terkait halte yang ada di Pemda dan Cihideung, ini kami memang pernah menganggarkan untuk memelihara, namun dua tahun lalu persisnya kami mendapatkan berita bahwa penataan ulang mulai dari gerbang masuk menuju ke pusat pemerintahan. Dimana, kalau kita melaksanakan pemeliharaan kemarin-kemarin itu mubadzhir, sehingga kami tidak menganggarkan di tahun tahun berikutnya," ungkap Norman Daviq, Sekretaris Dishub Kabupaten Tangerang, ditemui di ruang kerjanya, Senin (8/5/2023).

Meski begitu, pihak Dishub Kabupaten Tangerang, mengklaim sudah melakukan tindakan langsung dengan mengecek kondisi halte yang akan diajukan anggaran perawatannya. Namun janggal, pihak Dishub malah seperti baru mengetahui kondisi terkini halte-halteb yang terbengkalai itu. 

"Data sudah saya pegang, di Kabupaten Tangerang itu memiliki 16 titik halte yang notabennya perlu pemeliharaan. Hari ini saya memerintahkan staf untuk meninjau lokasi, memfoto kondisi haltenya seperti apa dan InsyaAllah mungkin kalau memang harus di anggaran tambahan, di tahun 2023 ini kami buatkan anggaran pemeliharaan. Namun apabila nanti anggarannya tidak didapatkan, maka akan kami anggarkan untuk tahun yang akan datang," ucap dia. 

"Ini yang belum kami ketahui, data ini pun baru kami dapatkan dan kami memang selama ini boleh dibilang tidak mengetahui, titik titik halte mana aja yang sudah dibuat oleh Dishub. Karena ini dibuatnya di tahun 2000an, yang saya sendiri belum ada di Dishub" tutupnya.

Terpisah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang, Erwin Mawandy, saat dihubungi melalui sambungan telepon, menjelaskan hal serupa. Menurut Erwin, halte-halte itu dibiarkan kumuh karena menunggu penataan ulang wilayah. Adapun, penataan itu direncanakan pada tahun 2024 dengan kata lain sejumlah halte di Kabupaten Tangerang tetap dengan kondisi yang sama.

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait