Loading...

DIPA dan TKD Tahun Anggaran 2024 Diserahkan, Pj Gubernur Banten: Segera Laksanakan

DIPA dan TKD Tahun Anggaran 2024 Diserahkan, Pj Gubernur Banten: Segera Laksanakan
Penyerahan DIPA TKD 2024 Provinsi Banten. Foto: M.Jen
Reporter: M.Jen | Editor: Tama

TitikKata.com-Pj Gubernur Banten menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) tahun anggaran 2024, kepada pimpinan instansi vertikal serta kepala daerah delapan Kabupaten/Kota di Banten yang berlangsung di pendopo Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, pada Senin (11/12/2023).

Kepada TitikKata, Pj Gubernur Banten Al Muktabar, menjelaskan, penyerahan DIPA dan TKD menandai dimulainya pelaksanaan APBN tahun 2024.

“Agenda kerja pembelanjaan tahun 2024 ini tentu sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan, dan rencana sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Presiden mengarahkan dan memerintahkan agar segera dilaksanakan di 2024,” ujar Al Muktabar.

Menurut Al Muktabar, pertumbuhan perekonomi Banten saat ini cukup baik, sehingga bisa menjadi modal bagi pelaksanaan APBN 2024.

“Ini adalah salah satu instrumen untuk menggerakan berbagai tata laksanakan pemerintahan pembangunan dan kemasyarakatan, yang instrumen-instrumen keuangan ini tentu juga bagian dari menggulirkan tata ekonomi daerah, walaupun sebagian besar dari agenda kerja pembangunan itu juga kontribusi dari sektor swasta, tapi APBN dan APBD juga merupakan instrumen utama yang tentu konektivitasnya saling keterkaitan dan saling mendukung,” ungkapnya.

Sementara, Kakanwil Ditjen Perbendahraan Provinsi Banten Dody Fachrudin menambahkan, belanja negara tahun 2024 untuk Provinsi Banten ditetapkan sebesar Rp28,40 triliun, terdiri dari belanja pemerintah pusat untuk intansi vertikal sebesar Rp10,67 triliun dan belanja transfer ke daerah  sebesar Rp17,73 triliun.

“Pelaksanaan DIPA sudah harus bisa dijalankan, arahan Presiden bahwa sebelum masuk tahun pun sudah bisa, PraDIPA namanya. Jadi sudah bisa proses-proses pengadaan sudah bisa dijalankan. Kalau selama ini kan sebarannya sepanjang tahun ngga merata. Kita harapkan sejak awal tahun dan dari bulan ke bulan itu ada belanjanya, ngga numpuk di periode trwiulan akhir IV,” tandasnya.

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait