Loading...

Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan RSUD Tigaraksa, Terus Didalami Kejari Kabupaten Tangerang

Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan RSUD Tigaraksa, Terus Didalami Kejari Kabupaten Tangerang
Kepala Kejari Kabupaten Tangerang, Ricky Tommy Hasiholan. Foto: Mimi
Reporter: Mimi | Editor: Tama

TitikKata.com-Diketahui, proses penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan lahan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tigaraksa, Kabupaten Tangerang hingga kini masih belum menemui titik terang. 

Kepala Kejari Kabupaten Tangerang, Ricky Tommy Hasiholan mengaku, kasus itu masih dalam proses penyidik dan saat ini masih mencari barang bukti. 

“RSUD masih berjalan, sesuai dengan hasil expose dari tim penyidik. Saat ini masih dilakukan pendalaman, serangkaian pendalaman, pengungkapan fakta lebih lanjut ya saat ini masih dijalankan,” katanya. 

Lebih lanjut, Tomy menyampaikan pohak ha juga belum mendapat hasil audit BPKP prihal kasus terkait. 

“Audit BPKP sampai saat ini kita belum terima. Tapi kita tetap bergerak, bagaimanapun juga itu tugas penyidik untuk mengumpulkan bukti. Audit BPKP bukan satu-satunya bukti tapi, kita tetap berusaha mengumpulkan bukti untuk pemenuhan unsur-unsur,”sambungnya. 

Diketahui sebelumnya, puluhan mahasiswa mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang di Komplek Perkantoran Kecamatan Tigaraksa, Jumat (13/10/2023) lalu.

Aksi demo itu digelar lantaran Kejari Kabupaten Tangerang dianggap lalai karena waktu penyidikan kasus pengadaan lahan TSUD tak kunjung selesai.

"Kami disini, Pak Bu, cuma memohon dengan segera agar diungkap siapa saja tersangka dibalik kasus RSUD. Segera dibuka," ujarnya. 

Sebelumnya, berdasarkan informasi yang dihimpun, pada bulan Agustus 2023 lalu, Penyidik Kejari Kabupaten Tangerang sudah memeriksa empat pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tangerang. 

Anehnya hingga kini, belum ada kejelasan proses penyelesaian dan penetapan tersangka atas kasus tersebut.

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait