Gubernur Terpilih Diharapkan Fokus Kejar Pajak Air Permukaan di Banten
Titikkata.com - Pengamat ekonomi dari Universitas Bina Bangsa, Prof. Dr. Bambang Dwi Suseno, menyarankan Gubernur Banten terpilih periode 2024-2029, harus fokus mengejar peningkatan pajak air permukaan, untuk mendongkrak pendapatan daerah demi menunjang program-program yang dituangkan dalam visi misi mereka.
Hal itu seperti disampaikan Dr. Bambang Dwi Suseno kepada TitikKata saat ditemui kampus Bina Bangsa, Jumat (29/11/2024).
“Membuat program itu tidak melihat sumber daya yang harus digunakan supaya menarik para pemilih, mereka ngga mikirin betul ngga ada duitnya. Sementara, kelonggaran APBD kita dengan sokongan PAD yang meningkat itu perlu dipikirkan. Jadi mikirnya ke belanjanya, belum mikir gimana pendapatannya,” ujarnya.
“Kalau APBD nya ngga (mendukung) berarti janji itu potensi tidak terealisasi. Kecerdikan di pemerintah itu memang perlu ada inovasi betul-betul itu,” sambung Bambang.
Menurut dia, pendapatan daerah dari sektor pajak air permukaan selama ini belum maksimal, hingga potensi puluhan sampai ratusan miliar menghilang. Karena itu, tugas Gubernur Banten terpilih kedepan harus mulai membenahi permasalahan kebocoran dan penguapan pajak air permukaan.
Jika PAP dikelola dengan baik, Prof. Bambang optimis, pajak air akan menjadi primadona dalam meningkatkan pendapatan daerah.
“Kalau ada pendapatan daerahnya besar kan pemberdayaan masyarakatnya kan lebih besar. Kan masalahnya sekarang pemerintah Provinsi banten soal pengangguran. Nah pengangguran, penciptaan lapangan kerja salah satunya kan kalau air itu tadi PADnya dikembangkan, kan pendapatnya besar berarti kan sistem pelatihan, peningkatan kompetensi masyarakat kan besar,”
“Kalau detailnya ada berarti sistem akan terbangun, kalau sistem terbangun maka tadi dari mulai hulu-hilir pengawasan dan seterusnya penguatan di sektor sumber daya air itu bisa terwujud,” tandasnya.
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS