HAN 2024 dan Kick Off PIN Polio, Benyamin Pastikan Tak Ada Anak Terjangkit Polio di Tangsel
TitikKata.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) berkomitmen untuk melindungi anak-anak dari polio.
Hal itu disampaikan Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie pada acara peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2024 dan pembukaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang digelar di Posko Gedung Graha Widya Bakti, Aula Puspitek Muncul, Selasa (23/7/24).
Menurut Benyamin Davnie program vaksinasi gratis ini menargetkat 156 ribu anak dari usia 0 – 7 tahun, dimulai sejak, 23 Juli hingga awal Agustus 2024 mendatang.
"Bersamaan dengan perayaan Hari Anak Nasional ini, kami ingin mengajak seluruh orang tua untuk membawa anak-anak mereka mendapatkan vaksin polio gratis yang pelaksanaannya dimulai pada hari ini," kata Benyamin yang disambut dengan gemuruh tepuk tangan dari para peserta perayaan HAN 2024 dan kick off PIN Polio.
"Ini merupakan langkah preventif untuk memastikan bahwa anak-anak kita terlindungi dari virus polio," tambahnya.
Pada kesempatan itu, Benyamin pun mengajak seluruh orang tua untuk bekerjasama dalam optimasi pelayanan kesehatan PIN Polio yang gelar serentak. Selain itu, tim kesehatan yang bertugas juga diminta untuk menjaring anak-anak yang sesuai kategori mulai dari sekolah-sekolah dari PAUD hingga TK.
"Hari ini kick off (target anak yang diimunisasi polio) satu harinya ada 22.000 anak," ujarnya.
Kendati terkesan menarget ratusan ribu anak-anak 0-7 tahun ikut PIN Polio, Benyamin pun memastikan bahwa sampai hari ini tidak ada kasus terjangkiti polio di Tangsel.
"Saya ingin pastikan laporan dari dinas kesehatan bahwa sampai hari ini tidak ada kasus anak terjangkit polio di Tangsel," kata dia.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar menambahkan, saat ini imunisasi dilakukan secara serentak di 27 provinsi, menargetkan anak-anak tanpa memandang status imunisasi mereka.
"Di Tangsel sendiri, kami memiliki 2.295 posko vaksinasi, termasuk di 849 Posyandu, 21 rumah sakit, dan 35 Puskesmas," jelas Allin.
Untuk mengoptimalkan penggunaan vaksin, satu vial digunakan untuk 50 dosis. Tenaga kesehatan yang terlibat mencapai ribuan orang, tersebar di berbagai fasilitas kesehatan. Program ini juga didukung dengan sosialisasi yang masif, baik melalui Posyandu, kampanye kesehatan keliling, maupun media sosial. Tangsel saat ini memimpin Banten dalam capaian imunisasi rutin, dengan 165 ribu anak telah divaksinasi.
"Kami ingin memastikan setiap anak mendapatkan hak mereka atas kesehatan," kata Allin.
Seluruh masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan layanan vaksinasi ini untuk melindungi generasi mendatang dan merayakan Hari Anak Nasional dengan cara yang bermakna. (Advetorial)
Program ini juga didukung dengan
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS