JakPro Kembali Intimidasi Warga Kampung Bayam, Ini Kata Fraksi PKS
TitikKata.com-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Mardono, buka suara terkait PT Jakarta Propertindo (JakPro) yang kembali mengintimidasi warga Kampung Bayam yang saat ini menempati Kampung Susun Bayam (KSB), Jakarta Utara.
Seperti disampaikannya kepada TitikKata di ruang Fraksi PKS DPRD DKI, Senin (29/4/2024).
"Jadi memang dari awal kita mengusulkan untuk mediasi kekeluargaan baik dari JakPro maupun dari warga agar bisa sama-sama punya solusi yang baik. Dan kemarin lagi hari jumat pada saat rapat kerja dengan SKPD saya menegaskan lagi dengan dinas perumahan terkait dengan kampung bayam untuk segera ditindaklanjuti. Dan saya katakan saya katakan bahwa pak Pj berjanji untuk segera mungkin menemui warga dan memberikan solusi. Jadi ternyata memang untuk dinas perumahan karena rumah susun kampung bayam ini sudah ada otoritasnya di JakPro, jadi dinas sendiri tidak punya hak untuk bisa memberikan solusi," katanya.
"Makanya langsung mungkin dari Pj dan JakPro bersama warga, jadi saya pikir sabar juga ya warga kampung bayam dan mudah-mudahan yang kedua ketemu saya dengan SKPD untuk disampaikan ke Pj Gub bisa segera, dan Pak Pj kabarnya masih di luar negeri makanya mungkin belum bisa menanggapi apa yang sudah beliau janjikan pada hari Kamis pekan lalu," tambah Mardono.
Kemudian terkait tamu warga KBS termasuk media yang dilarang untuk masuk oleh JakPro, Mardono mengaku tindakan tersebut merupakan hal yang wajar.
"Jadi memang otoritasnya kan ada di JakPro, saya pikir wajar karena sekarang JakPro merasa pengelolaannya milik JakPro, saya pikir media juga harus bernegosiasi ke pihak JakPro," katanya.
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS