Loading...

Jalan Griya Loka Serpong Diperbaiki, Pemkot Tangsel Ganti Aspal Bergelombang dengan Beton

Jalan Griya Loka Serpong Diperbaiki, Pemkot Tangsel Ganti Aspal Bergelombang dengan Beton
Jalan Griya Loka Serpong Diperbaiki, Pemkot Tangsel Ganti Aspal Bergelombang dengan Beton. (Foto: Dok. Kominfo & Humas Pemkot Tangsel)
Reporter: 01Tkt | Editor: ridwanshaleh

Titikkata.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mulai memperbaiki Jalan Griya Loka Raya, Serpong, yang selama ini menjadi keluhan banyak pengguna jalan karena permukaannya bergelombang. Proyek ini dilakukan menyusul meningkatnya volume kendaraan dan kondisi jalan yang dinilai membahayakan keselamatan pengendara.

“Tidak ada pelebaran jalan atau perubahan desain. Fokus kami memperbaiki kualitas jalannya secara menyeluruh,” kata Kepala Bidang Bina Marga Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Tangsel, Ahmad Fatullah, Rabu, 23 Juli 2025.

Menurut dia, kondisi jalan yang semula berupa aspal banyak mengalami penurunan badan jalan di beberapa titik. Gelombang di permukaan aspal tak hanya mengganggu kenyamanan pengendara, tapi juga rawan menimbulkan kecelakaan.

Proses perbaikan dilakukan dengan metode rigid pavement atau perkerasan beton, yang dinilai lebih tahan terhadap beban berat dan intensitas lalu lintas yang terus meningkat.

Jalan Griya Loka Raya sebelumnya merupakan jalan lingkungan yang dibangun oleh pengembang perumahan. Namun setelah kawasan berkembang dan volume kendaraan meningkat, jalan ini diserahkan ke Pemerintah Kota Tangsel untuk dikelola sebagai jalan umum.

Pekerjaan yang dilakukan tidak hanya terbatas di ruas utama. Perbaikan juga mencakup pengaspalan ulang dan pengecoran jalan rusak, penggantian kansteen di Jalan Angsana Raya, hingga pembongkaran paving tanggul di kawasan Widya Kencana. Di beberapa bagian, permukaan jalan diratakan menggunakan lapisan Asphalt Concrete – Binder Course (AC-BC).

Fatullah mengatakan proyek ini merupakan bagian dari program peningkatan infrastruktur yang rutin dilakukan DSDABMBK Tangsel. Target penyelesaiannya dipatok pada akhir November 2025.

“Semoga ini bisa meningkatkan kenyamanan dan keselamatan warga dalam beraktivitas, baik yang tinggal di Tangsel maupun yang hanya melintas,” ujarnya.

Pemerintah juga mengimbau warga agar berhati-hati selama proses pengerjaan berlangsung. DSDABMBK membuka kanal pengaduan resmi bagi masyarakat yang ingin melaporkan potensi kerusakan atau hambatan selama proyek berlangsung. (rls)

 

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait