Kata Emerson Yuntho Kota Serang Tak Pantas Jadi Ibu Kota Provinsi Banten, Ini Kata Al Muktabar
TititkKata.com - Pj Gubernur Banten, Al Muktabar, meminta Pemerintah Kota Serang, meningkatkan pembangunan di wilayah Ibu Kota Provinsi Banten. Hal itu, dia tegaskan usai menanggapi pernyataan nyinyir pegiat anti korupsi Emerson Yuntho, yang menilai pembangunan wilayah Ibu Kota Serang, laiknya Ibu Kota kecamatan.
Dalam laman twitter pribadinya, Emerson Yuntho melakukan kritik terhadap pembangunan di Kota Serang, yang dia anggap tidak pantas untuk dijadikan Ibu Kota Provinsi Banten.
"Baru balik dari Kota Serang-Banten, ga ada pantes2nya Kota ini jadi Ibu Kota Provinsi," tulis Emerson Yuntho di laman Twitter pribadinya @emerson_yuntho pada (5/2/2023).
Dalam akunya itu, dia bercerita "Alkisah ada kawan menemai seorang sutrada terkenal jalan jalan di seputaran Serang, setelah diceritakan bahwa ini Ibu Kota Provinsi, sang sutradara langsung kaget dia pikir Serang itu Ibu Kota Kecamatan," lanjut Emerson Yuntho.
Menanggapi sindiran pedas tersebut, Pj Gubernur Banten, Al Muktabar mengatakan bahwa agenda-agenda pembangunan yang berasal dari APBD Banten, didistribusikan merata di Kabupaten dan Kota se-Banten termasuk Kota Serang.
"Agenda-agenda pembangunan itu masih berjalan, kalau ada yang perlu kita tingkatkan kita perbaiki, yaitulah pembangunan," kata Al Muktabar kepada wartawan di Kota Serang, Rabu (8/2/2023).
Dia menuturkan bahwa masih ada sejumlah keterbatasan di Kota Serang, untuk itu Al berjanji akan memperbaiki pembangunan di Ibu Kota Provinsi itu.
"Pembangunan dalam arti luas, beberapa hal yang masih terbatas," terang Al.
Menurutnya, pembangunan di setiap daerah termasuk Kota Serang, bersifar dinamis, Al meminta Pemerintah Kota Serang, untuk terus menata pembangunan daerah agar wajah Ibu Kota Provinsi benar benar ada di Kota Serang.
"Saya yakin Pak Wali Kota dengan semua unsurnya punya agenda yang kuat yang tulus akan terus digelorakan untuk meningkatkan pembangunan di Kota Serang," pungkas Al.
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS