Komisi E DPRD DKI Jakarta Soroti Jomplangnya Pendapatan Retribusi Dispora
Titikkata.com - Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Bastian P Simanjuntak menilai pendapatan retribusi daerah pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta di tahun 2023 terbilang kecil.
Padahal, Dispora DKI Jakarta memiliki banyak aset. Hal itu dikatakan, Bastian dalam rapat Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun anggaran 2023 di Komisi E DPRD DKI, Selasa (30/7/2024).
"Disini pendapatan retribusi daerah hanya Rp11.950.140.000 kalau dibandingkan dengan nilai aset yang oleh Dinas Olahraga tentu ini sangat jomplang sekali pendapatan dengan nilai aset. Nah sebagai contoh, pendapatan pemakaian wisma atlet anggarannnya Rp.1.000.000, lalu realiasinya Rp31.240.000. Menurut saya pendapatannya kecil sekali untuk pertahunnya, kecil sekali. Kemudian pemakaian lokasi tempat usaha pada tempat olahraga realisasinya Rp.2.250.033.80. Lalu pemakaian gedung olahraga dan gelanggang remaja diluar kegiatan olahraga itu sekitar Rp.3.140.900, kalau di GOR sunter saya sering perhatikan untuk sabtu minggu bisa dipakai acara kawinan. Ini pertahun hanya 3.1 miliar untuk seluruh DKI, saya rasa ini juga saya butuh penjelasan," katanya.
Menanggapinya, Kepala Dispora DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan terdapat tiga penyebab hal itu terjadi.
"Sebenarnya kalau dilihat dari trend target itu setiap tahun nambah 10 persen sampai 20 persen, nah untuk tahun 2023 targetnya gak 11 miliar targetnya itu mencapai 18 miliar sekian. Namun memang pada saat perubahan ada penyesuaian kenapa pertama dipakai KPU, yang kedua 13 GOR kan udah rata karena lagi dibangun, dan yang ke tiga mau tidak mau di 2023-2024 ini banyak kegiatan-kegiatan olahraga jadi mereka suka pinjam GOR kita. Sehingga mau tidak mau ini tidak akan kita kenakan gak mungkin kenakan seperti itu. Apalagi dengan adanya perda 1 tahun 2024 terkait masalah retribusi ini sebenarnya bisa kita genjot, tetapi sekali lagi pernah saya sampaikan di forum yang resmi ini untuk GOR kecematan itu tidak ada retribusi sebenarnya," ucapnya.
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS