Loading...

Komisi V DPRD Meminta OPD Punya Program Nyata Atasi Kemiskinan Akut di Banten

Komisi V DPRD Meminta OPD Punya Program Nyata Atasi Kemiskinan Akut di Banten
Ketua Komisi V DPRD Banten, Yeremia Mendrofa @ M. Jen
Reporter: M. Jen | Editor: Tama

TitikKata.com - Ketua Komisi V DPRD Banten, Yeremia Mendrofa mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Banten, menggencarkan program-program kerakyatan dalam mengatasi masalah kemiskinan di wilayah Provinsi Banten.

"Seluruh OPD harus membuat program menyentuh masyarakat khususnya kepada kelompok kurang mampu, fakir miskin, kemiskinan ekstrem, dan kelompok rentan miskin di Banten," tegas Ketua Komisi V DPRD Banten, Yeremia saat ditemui di ruang kerja Komisi V DPRD Banten, Curug, Kota Serang Kamis (2/2/2023).

Politisi PDIP ini mengungkap berdasarkan data BPS, bahwa prosentase penduduk miskin di Banten pada Maret 2022 sebesar 6,16 persen, menurun 0,34 persen dibanding bulan September 2021 lalu atau turun 0,50 persen dibanding Maret 2021.

"Secara year on year (YoY) dari tahun ke tahun mengalami penurunan, kerja-kerja selama ini membuahkan hasil dengan penurunan angka kemiskinan," kata Yeremia

Meski begitu, Yeremia menekankan semua pihak untuk terus bekerja keras dalam menurunkan angka kemiskinan di Banten, sebab sebelum pandemi Covid-19 angka kemiskinan di banten dibawah 5 persen.

"Kalau saya lihat data sebelum Covid-19 kita berada di 5 persenan, bahkan sebelum Covid kita menyentuh angka dibawah 5 persen. Ini perlu diupayakan supaya angka kemsikinan itu diturunkan sampai ke level sebelum covid," terang dia.

Untuk itu, dia menekankan agar pemerintah daerah melalui masing-masing OPD agar menciptakan program kegiatan pro rakyat agar angka kemiskinan di Banten, dapat terus ditekan. 

"Kita berharap harus banyak program pro rakyat, terus pelaksanaan program-program tersebut harus melibatkan SDM yang ada di Provinsi Banten," tuturnya.

Selain program pro rakyat, Yeremia berharap investasi padat karya juga semakin ditingkatkan. Seperti program-program pembangunan yang ada pada APBD 2023 ini harus bisa melibatkan masyarakat di Provinsi banten dalam pelaksanaanya.

"Ini adalah ikhtiar kita bersama dan dilakukan bersama-sama, harus punya komitmen membangun Banten dan menurunkan angka kemiskinan di Banten," tandas Yeremia.

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait