Menkes Budi Dukung Upaya Pemprov DKI Tangani Masalah Stunting
TitikKata.com - Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menargetkan penurunan anak Stunting di wilayah Provinsi DKI Jakarta, sebesar 10 persen atau lebih rendah dari target Presiden 14 persen. Hal itu dia tegaskan saat meninjau Posyandu Cempaka 3 jalan Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, Rabu (22/2/2023).
"Gubernur semangat sekali menangani stunting, kita akan identifikasi stunting by name, by adress terhadap anak-anak yang masuk dalam potensi stunting," ujar Menkes RI, Budi Gunadi Sadikin, Rabu (22/2/2023).
Budi mengungkap persoalan stunting seperti persoalan cancer stadium empat, karena susah dibalikin seperti kondisi semula. Jadi saat dalam stadium satu dan dua harus segera ditangani.
"Kalau diukur tiap bulan dan berat badan engga naik itu stadium satu sebelum ke stunting. (Intervensinya) kita berikan makanan bergizi yang cukup, seperti daging, ayam, ikan, khususnya telur harus diberikan sebutir sehari," kata dia.
Menkes menilai, Pemda DKI telah melakukan langkah-langkah tepat dan berkomitmen untuk menangani persoalan stunting. Komitemen pemimpin daerah sangat penting dalam penanganan Stunting di Ibu Kota.
"Untuk itu menurutnya, pemda harus mengerahkan semua pasukannya baik petugas Posyandu dan Puskesmas, karena menkes tidak mempunyai pasukan, rumusnya sangat mudah lakukan penimbangan badan anak-anak setiap bulan," ucap dia.
Budi berharap wilayah Provinsi DKI akan menjadi contoh daerah lain dalam penanganan stunting. Untuk mengukur stunting, panjang badan diukur, berat badan dibandingkan dengan usianya.
"Jika berat badannya tidak naik-naik berarti sebentar lagi stunting. Dan jika kelebihan berat badan harus dirawat di cover BPJS," jelas dia.
Sementara Pj Gubernur Heru Budi Hartono, mengatakan Pemerintah DKI Jakarta, sudah sangat siap memberikan bantuan makanan pada tatanan sekolah, posyandu dan puskesmas.
"Kalau sudah dapat bantuan makanan, maka Menkes jangan ragu-ragu lagi menaikan dari kondisi stunting menjadi sehat," jelas dia.
Menurutnya Pemda DKI sudah memberikan daging, ayam, ikan dan telur pada setiap individu warga di Puskesmas setiap hari selasa diberikan makanan.
"Data dari kemenkes akan kita ambil, by name by adress selanjutnya akan kita urus. Mudah-mudahan semuanya ber KTP DKI," jelas dia.
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS