Loading...

Menteri Desa Yandri Susanto: Stop Izin Ritel Modern Baru Demi Pertumbuhan Koperasi Desa

Menteri Desa Yandri Susanto: Stop Izin Ritel Modern Baru Demi Pertumbuhan Koperasi Desa
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto menghadiri kegiatan Kolaborasi Koperasi Desa Merah Putih Dengan Program Harapan Sembako Menuju Kemanusiaan Ekonomi di Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang. Selasa, (24/02/2025). Foto: Istimewa
Reporter: Azzam | Editor: Lani

Titikkata.com - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, mengaku akan menumbuhkan Koperasi Desa (Kopdes)di Provinsi Banten, khususnya di Kabupaten Serang.

Salah satunya dengan menegaskan haram untuk Pemerintah Daerah (Pemda) dan pihak terkait mengeluarkan izin baru bagi ritel modern.

Penegasan itu ia sampaikan usai acara Kolaborasi Koperasi Desa Merah Putih Dengan Program Harapan Sembako Menuju Kemanusiaan Ekonomi di Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang. Selasa, (24/02/2025).

“Sebaiknya izin barunya tidak dikeluarkan lagi oleh Pemda atau pihak yang terkait. Karena itulah cara kita memberikan afirmasi kepada rakyat di desa,” katanya.

Bahkan, Yandri secara terang-terangan menyebut perusahaan ritel modern salah satunya Alfamart dan Indomaret.

“Maka ritel modern yang lain yang saya sebutkan salah satunya Alfamart dan Indomaret itu,” ucapnya.

Kendati demikian, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PAN) tetap memperbolekan ritel modern itu beoperasi, namun tidak dibarengi dengan perizinan baru.

”Ritel modern yang sudah ada silakan jalan. Kami tidak pernah mengatakan menutup Alfamart atau Indomaret yang sudah ada silakan jalan,” ujarnya.

Disamping itu, Yandri mengungkapkan agar kebutuhan masyarakat dipenuhi oleh masyarakat dan keuntungan kembali lagi pada masyarakat.

"Jadi, kalau ritel modern yang sudah masuk ke desa-desa mohon para pemangku kepentingan untuk tidak lagi mengeluarkan izin baru. Sehingga nanti kebutuhan masyarakat itu diadakan oleh masyarakat dan keuntungan dari itu kembali kepada masyarakat,” paparnya.

Sikap tegas Yandri dalam hal ini, mendukung penuh Asta Cita Presiden yang ke enam yaitu pemerataan ekonomi dan pemerataan kemiskinan.

"Itulah cara untuk menyukseskan asas cita Bapak Presiden ke-6 yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi sekaligus pemerataan kemiskinan. Jadi, alat pemerataan ekonomi itu adalah koperasi Desa Merah Putih,” pungkasnya.

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait