Loading...

Petani di Kabupaten Serang Pasrah, Tak Lagi Bisa Gunakan Air Sungai Ciujung

Petani di Kabupaten Serang Pasrah, Tak Lagi Bisa Gunakan Air Sungai Ciujung
Lahan pertanian warga Pontang, Kabupaten Serang. Foto: Uqel
Reporter: Uqel | Editor: Tama

TitikKata.com-Petani di Desa Pontang Legon, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang yakni Taufik hanya bisa pasrah lahan sawah seluas 10 hektare miliknya mengering.

Kepada TitikKata, Senin (16/10/2023), Taufik menjelaskan, jika sebelumnya ia bergantung pasokan air dari Sungai Ciujung Lama. Akan tetapi, kondisinya air nya saat ini menghitam dan dipenuhi eceng gondok.

"Kalau sebelum kekeringan warga masih bisa menggunakan air sungai Ciujung lama, cuman inikan sudah hitam, bau, jadi kayanya gak mungkin. Ini kali Ciujung lama emang pernah tahun berapa itu ya dikeruk sebelum seperti ini ada pengerukan. Tapi semenjak pengerukan, dulu pas sebelum dikeruk tidak seperti ini, tidak ada eceng, terus lama kelamaan tumbuh lah eceng ini tau kendala apa yang menyebabkan eceng segini banyak nya," ujarnya.

Taufik hanya berharap, kepada pemerintah daerah agar segera mengatasi permasalahan kekeringan ini utamanya untuk perairan air di pesawahan.

"Kalau harapannya ya mayoritas yang di desa pontang legon ini mungkin bukan desa pontang legon doang kalau mayoritas itu pengen petani itu yang mantap termasuk air nya ini bukan desa pontang legon doang mungkin semuanya juga kepengen apalagi petani yang lebih mengutamakan," harapnya. 

Untuk diketahui, Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWSC3) melakukan proyek pembangunan Long storage Kalimati Pontang pada tahap 1 dengan menelan anggaran Rp43,270,720,000 dari APBN pada tahun 2019, dan kemudian pada tahap 2 dilanjutkan dengan menyerap anggaran Rp11,7 miliar pada tahun 2021 lalu.

Namun, dari pantauan Titikkata di lokasi, kalimati ciujung lama terlihat dipenuhi tanaman eceng gondok yang mengering disepanjang sungai sehingga normalisasi dan revitalisasi terkesan tidak ada perawatan.

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait