Pj Gubernur Banten Diminta Jangan PHP Nasib 2.370 Guru Honor
TitikKata.com-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muhammad Nizar, mendesak Pj Gubernur Banten Al Muktabar agar segera mencarikan solusi untuk mengangkat 2.370 guru honorer prioritas satu (P1) menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahun 2023.
Nizar mengatakan, Pj Gubernur Banten jangan memberikan PHP atau pemberi harapan palsu.
“PPPK itu kan mandatori yah dari pemerintah pusat, yang saya pahami dulu juga itu anggarannya kan disiapkan. Nah kalau kemudian itu dibuka ruang harusnya dihitung. Ini kan sama dengan mem-PHP (pemberi harapan palsu,red) masyarakat, ini yang nggak boleh. Harapan masyarakat itu kan besar kepada kita,” ujarnya kepada TitikKata di gedung DPRD Banten, KP3B, Kota Serang, Selasa (27/6/2023)
“Harus cari solusi, kalau ngga disampaikan aja apa adanya jangan membuat orang berharap besar, sementara harapan itu tidak pernah datang,” katanya.
Sebelumnya, Forum Guru Honorer Negeri Lulus Passing Grade Seluruh Indonesia (FGHNLPGSI) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Kamis 22 Juni 2023 lalu.
Mereka meminta pemerintah untuk segera mengangkat 2.370 guru honorer P1 di Banten menjadi PPPK 2023 tanpa terkecuali.
Merespon itu, Pj Gubernur Banten Al Muktabar meminta guru honorer P1 agar bersabar.
“Kita tahu semua sadar bahwa proses itu memerlukan regulasi yang kuat. Nah oleh karenanya kita ikhtiarkan regulasi-regulasi itu dan tentu penyesuaian dengan kemampuan keuangan daerah,” kata Al Muktabar.
“Saat ini kan belum ada yang dihentikan secara menyeluruh dari lalu lintas pengaturannya sebagai guru itu. Saya harap bersabar tentu semua akan dicarikan jalan solusinya,” tuturnya.
Simak Video: Kesehatan Masyarakat Desa Domas Kabupaten Serang Dipengaruhi Minimnya Cakupan Air Bersih?
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS
