Loading...

Pondok Pesantren Kami Rindu Al-Quran Hadir di Kabupaten Lebak dengan Konsep Berbeda

Pondok Pesantren Kami Rindu Al-Quran Hadir di Kabupaten Lebak dengan Konsep Berbeda
Dalam memfasilitasi dan melakukan pembinaan kepada para calon penghafal Al-Quran, Pondok Pesantren Kami Rindu Al-Quran (Karian) hadir di Kabupaten Lebak dengan konsep mencari ilmu sambil berwisata. Foto: Titikkata
Reporter: Fariz | Editor: Tama

Titikkata.com - Dalam memfasilitasi dan melakukan pembinaan kepada para calon penghafal Al-Quran, Pondok Pesantren Kami Rindu Al-Quran (Karian) hadir di Kabupaten Lebak dengan konsep mencari ilmu sambil berwisata.

Hal itu disampaikan langsung pendiri pesantren karian KH. Adrian Mafatihallah Kariem kepada TitikKata.

"Pesantren karian, kami rindu Al-Quran dalam rangka pembinaan mereka-mereka yang ingin mempelajari Al-Quran. Insyaallah sambil berwisata dan tadabbur Al-Quran kajian-kajian Al-Quran juga tadabbur alam," jelasnya, Selasa (15/10/2024).

Lebih lanjut, pesantren kami rindu Al-Quran nantinya akan memiliki kapasitas maksimal 100 santri dengan tiga program pendidikan.

"Kalau untuk kapasitas khusus kita adakan secara formal untuk program yang adadi,  kemudian tahsini dan juga tahfidz maksimal 100 orang. Insyaallah 2025 bulan februari doakan," lanjut ketua yayasan Latansa.

Dalam kesempatan yang sama, ustad Yusuf Mansyur optimis bahwa dibangunnya pesantren karian akan memancarkan kebaikan.

"Dengan adanya pesantren karian, Kyai Adrian dan Umi ini juga pesantren akan menjadi satelit memancarkan kebaikan bukan saja buat karian tetapi untuk seluruh Banten dan Indonesia. Saya yakin sekali dan pesantren ini berpotensi menjadi pesantren wisata, karena alamnya dan dukungan dari pemerintah pusat dan daerah yang pastinya akan kuar biasa," turut Ustad Yusuf Mansyur.

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait