Sekda Banten Evaluasi Budaya Copy-Paste Anggaran OPD Usai Sorotan Belanja Durian dan Kue
Titikkata.com - Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi Hartawan, bakal mengevaluasi budaya copy-paste dalam perencanaan anggaran di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terutama di Biro Umum yang belakang menuai sorotan karena menganggarkan belanja buah durian, hingga kue ulang tahun.
Menurutnya, budaya copy-paste harus dihilangkan agar tidak ada anggaran yang digunakan secara sembarangan.
"Ini evaluasi bagi kami lah ya. Kadang kita itu menganggarkan hanya copy-paste dari SIPD yang ada. Di SIPD kan menunya sudah, tersedia. Jadi kita itu hanya Copy-Paste dari situ, masuk ke anggaran," ujar Deden Apriandhi di KP3B, Kamis (16/4/2026).
Deden mengklaim, bahwa belanja durian hingga kue ulang tahun tidak pernah direalisasikan dan hanya sebagai tambahan belanja untuk memenuhi laporan dalam perencanaan anggaran.
"Saya cek setiap tahun sebetulnya nggak pernah dicairin. Setiap tahun, bukan cuma tahun ini saja kue ulang tahun. Dan tahun ini juga belum dicairin," katanya.
Deden meminta perencanaan anggaran di OPD harus sesuai dengan kebutuhan riil serta prioritas daerah, bukan cuma menyalin anggaran tahun sebelumnya.
"Tapi ini masukan baguslah. Kita coba akan evaluasi, dalam perencanaan itu harus betul-betul sesuai dengan kebutuhan. Untung aja nilainya enggak gede. Coba kalau sampai ratusan juta," terangnya.
Diketahui, paket pengadaan belanja buah durian, kue ulang tahun hingga gantungan baju di Biro Umum itu tercantum dari laman sirup.lkpp.go.id, dengan rincian belanja buah durian sebesar Rp18.480.000, kemudian kue ulang senilai Rp33.030.000, dan belanja jemuran atau tempat gantungan Rp10.500.000.
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS