Selain Pengelolaan Air Bersih, Unit Bisnis Ini akan Digarap PT PITS
TitikKata.com-Selaku pejabat pengawas Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Bambang Noertjahjo, menyampaikan rencana bisnis PT Pembangunan Investasi Daerah Tangerang Selatan (PT PITS) pasca perubahan bentuk badan hukum menjadi Perseroan Daerah (Perseroda).
"Hari ini sebetulnya sedang kita bahas berkaitan dengan rencana Pemkot Tangsel membentuk badan usaha untuk jenis usaha selain pengelolaan air. Karena pada saat badan usaha kita berbentuk PT, ada beberapa jenis usaha selain usaha air diantaranya adalah pengelolaan pasar, pengolaan limbah berbahaya beracun B3 dan telekomunikasi," ujar Sekda Tangsel Bambang Noer Tjahjo kepada TitikKata, usai agenda rapat internal dalam rangka pembahasan rencana bisnis Perseroda PITS di salah satu restoran kawasan BSD City, Jalan Pahlawan Seribu, Serpong, Selasa (12/9/2024).
Oleh karena itu, kata Bambang, setelah perubahan betuk badan hukum, PT PITS dapat membentuk badan usaha lain. Dimana, pembentukan badan usaha baru telah didiskusikan dan didampingi oleh Kementerian Dalam Negeri.
"Jadi ini yang nanti akan sangat menjadi acuan kita apakah kita bisa dengan tepat menganalisa tiga jenis usaha yang ada di PT PITS sebelumnya itu layak kita perjuangakan menjadi basan usaja perjenis kegiatan intinya begitu," terangnya.
Disampaikannya pula, selain membentuk badan usaha baru, PT PITS juga tetap menjalankan usaha yang sudah berjalan yakni terkait pelayanan air bersih. Dimana, saat ini tahap penjajakan kerjasama sedang dilakukan dengan BUMD wilayah lain.
"Ya ini bagian dari TIM Perseroda PITS yang saat ini sedang mematangkan srategi-strategi untuk bisaa mempercepat pencapaian target dari pembentukan Perseroda PITS itu sendiri salah satunya adalah melakukan perikatan dengan badan usah air yang lain ataupun pihak investasi yang lain," ujarnya.
"Karna kita memang salah satu dasar mempercepat pembentukan Perseroda PITS adalah kebutuhan peningkatan layanan dan juga persiapan untuk tindaklanjut program strategis Nasional Serpong Karian itu. Jadi kita mau tidak mau harus bersama dengan pihak lain untuk bisa menjalankan rencana besar ini. Iya masih dalam penjajatan," tambahnya.
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS