Tangani Banjir Maharta, Pemkot Tangsel Tambah 10 Pompa Air
Titikkata.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) akan menambah sepuluh unit pompa penyedot air untuk mempercepat penanganan banjir di Komplek Pondok Maharta, Kecamatan Pondok Aren.
Langkah ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, saat meninjau lokasi banjir pada Selasa (8/7/25). Menurut dia, meskipun delapan pompa besar telah beroperasi, kapasitas yang ada belum cukup untuk merespons cepatnya luapan air saat curah hujan tinggi.
"Pompa air yang ada sekarang berfungsi dengan baik, tapi kalau melihat debit air seperti sekarang, kita butuh tambahan. Insha Allah pengadaan pompa baru sudah kami siapkan di APBD 2025," kata Benyamin kepada wartawan.
Ia menjelaskan bahwa banjir di wilayah Maharta disebabkan oleh kombinasi curah hujan tinggi dan kiriman air dari wilayah hulu, khususnya Bogor. Saat ini, Pemkot Tangsel telah mengoperasikan delapan unit pompa penyedot air dan melakukan normalisasi sungai.
Selain pompa, Pemkot juga akan membangun sepuluh pintu air di sepanjang aliran Sungai Maharta guna menunjang kinerja sistem pengendalian banjir.
"Kami juga akan bangun sekitar sepuluh pintu air di beberapa titik di sepanjang wilayah Tangerang Selatan agar pompa bisa bekerja lebih maksimal," katanya.
Benyamin menambahkan bahwa pihaknya akan terus bersiaga, terutama mengingat prakiraan cuaca dari BMKG yang menyebutkan potensi hujan lebat masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
"Saya prihatin dengan kondisi ini. Saya sudah instruksikan seluruh jajaran untuk siaga penuh dan memberikan bantuan kepada warga terdampak," ujarnya.
Sementara itu, salah satu warga, Fitri Dwi (37), menyambut baik rencana penambahan pompa. Ia berharap langkah ini bisa mempercepat surutnya air ketika terjadi banjir.
"Alhamdulillah kalau ditambah pompanya, jadi bisa lebih cepat surut. Saya juga senang karena Pak Wali datang langsung meninjau kondisi kami," katanya.
Diketahui, banjir mulai merendam Komplek Maharta sejak Senin malam (7/7/25) akibat tingginya curah hujan dan kiriman air dari hulu. Pemkot telah mengerahkan personel BPBD dan Dinas Kesehatan untuk membantu proses evakuasi dan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak. (Advetorial)
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS