Loading...

Upaya Tekan AKI-AKB, Puskesmas Padarincang Gelar Layanan Maternal-Neonatal Terpadu

Upaya Tekan AKI-AKB, Puskesmas Padarincang Gelar Layanan Maternal-Neonatal Terpadu
UPT Puskesmas Padarincang, Kabupaten Serang melakukan pendampingan pelayanan kegawatdaruratan maternal dan neonatal. Foto: Istimewa
Reporter: Azzam | Editor: Lani

Titikkata.com - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Padarincang, Kabupaten Serang, cegah stunting bersama Tim Ahli (SpOG dan SpA) dalam pelayanan kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal pada Rabu (29/4/2026).

Kepala UPT Puskesmas Padarincang,Suhuda Hamsanikeda mengatakan kegiatan pendampingan ini diantaranya yaitu pemeriksaan ibu hamil yang beresiko tinggi.

Dengan menghadirkan 10 orang ibu hamil dan dilakukan pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium dan USG.

"Dalam rangka upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak juga kesehatan gizi masyarakat. Serta akselerasi kematian ibu (AKI), angka Kematian bayi (AKB) dan stunting," katanya.

Bentuk kegiatannya, Suhuda menjelaskan, kegiatan ini merupakan diskusi langsung dengan dokter spesialis dan melakukan drill.

Dengan tujuan untuk menambah pengetahuan, meningkatkan kompetensi dan kemampuan tenaga kesehatan dipuskemas. Khususnya dokter dan bidan.

"Peserta kami dari masyarakat Padarincang perwakilan 10 ibu dan 10 anak dari 14 Desa yang ada. Sementara dokter spesialis masing-masing bidang ibu dan anak," ujarnya.

Suhuda mengungkapkan, angka kematian ibu dan bayi terhitung sejak 2025 sampai 2026 sebanyak dua anak.

"Alhamdulillah terhitung kecil pak, sejauh ini selama setahun terhitung dua orang," paparnya.

Suhuda berharap, masyarakat dapat paham dan mewaspadai bahaya stunting sejak dalam kandungan.

"Saya berharap masyarakat Padarincang khususnya pihak orang tua atau ibu dapat bersiaga dalam kesehatan bayi. Sehingga tidak ada lagi AKI dan AkB, atau Zero kematian," pungkasnya. (Adv)

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait