Warga Cisauk Datangi DPRD Provinsi Banten, Mendesak Pembangunan SMK Negeri Baru
TitikKata.com - Warga Cisauk, Kabupaten Tangerang, meminta agar Pemerintah Provinsi Banten segera membangun sekolah SMK Negeri di Cisauk. Sebab, wilayah tersebut kekurangan sekolah untuk menampung lulusan SMP sederajat.
Hal itu diungkapkan oleh tokoh masyarakat Cisauk, Hidayat Muhtar, usai menggelar audiensi dengan Komisi V DPRD Provinsi Banten di ruang rapat Komisi V DPRD Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Kamis (16/3/2023).
"SMK sangat dibutuhkan di Cisauk, karena kondisi lingkungan Cisauk itu membutuhkan tenaga-tenaga yang sifatnya praktis yang mungkin nanti akan lebih banyak konsentrasinya di SMK," ujar Muhtar kepada awak media.
Dia menuturkan, fasilitas sekolah menengah negeri di wilayah Cisauk sangat terbatas. Selama ini hanya terdapat satu sekolah menengah atas negeri, SMAN 28 Kabupaten Tangerang. Untuk itu, pembangunan sekolah di wilayah tersebut harus disegerakan.
"Animo masyarakat untuk masuk ke SMAN 28 itu naik sampai 200 persen. Salah satu solusinya adalah kita harus ada sekolah vokasi atau SMK," terang dia.
Meski begitu, lanjut dia, untuk jurusan sekolah akan dikaji lebih lanjut oleh pemerintah dalam hal ini Dindikbud Banten. Namun secara kebutuhan, katanya, saat ini Kecamatan Cisauk menjadi sentral aktivitas jasa.
"Karena ini akan melihat dari kearifan lokal, Cisauk ini sudah masuk wilayah komersial jasa. Nanti akan dikondisikan kebutuhannya sesuai dengan kebutuhan di lapangan termasuk IT. Di mana-mana IT sangat dibutuhkan sekarang,” tuturnya.
Di tempat yang sama, Camat Cisauk Yusuf Fachroji, mengatakan, keberadaan SMK Negeri baru di Cisauk sangat dibutuhkan untuk menyeimbangi kebutuhan lapangan kerja.
“Saat ini, unit sekolah yang ada di tingkat SMP itu kurang lebih 10 dan jumlah murid sekitar 3.600 siswa. Sedangkan ketersediaan tingkat SMA/SMK itu hanya empat sekolah. Jadi untuk menampung lulusan dari SMP itu sangat kurang,” katanya.
Sementara, Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten Yeremia Mendrofa mengatakan, pihaknya telah menerima audiensi dari masyarakat Cisauk yang diwakili oleh Camat Cisauk, tokoh masyarakat sekaligus didampingi Anggota DPRD Provinsi Banten dari dapil Banten III, Muhlis.
“Mereka meminta pendirian sekolah negeri di Kecamatan Cisauk, karena sampai saat ini hanya ada SMA Negeri 28. Padahal pertumbuhan penduduk di sana cukup tinggi sehingga kebutuhan sekolah baru, terutama SMK Negeri itu sangat dibutuhkan,” ucap dia.
Untuk menindaklanjuti hasil audiensi tersebut, Yeremia mengaku, pihaknya akan memberikan rekomendasi kepada Pj Gubernur Banten untuk menjadi bahan pertimbangan pembangunan SMKN baru di Cisauk.
Yeremia mengungkapkan, sesuai hasil kajian Bappeda, Kecamatan Cisauk masuk ke dalam daerah prioritas untuk dibangun Unit Sekolah Baru (USB), namun membutuhkan proses panjang untuk direalisasikan.
“Realisasinya bertahap, mungkin pada 2024 dilakukan pembebasan lahan dan feasibility study. Pembangunannya akan dilakukan pada 2025” pungkasnya.
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS