10 Preman Dibekuk Usai Keroyok Warga Cengkareng
TitikKata.com -10 preman pelaku pengeroyokan terhadap Amaludin alias Acong, warga Gang Pelawi RT03/011, Kelurahan Cengkareng Timur, Jakarta Barat dibekuk Polisi. Para pelaku saat ini masih dalam pemeriksaan Kepolisian, untuk mengungkap motif pengeroyokan terhadap Acong, yang saat itu sedang melaksanakan kegiatan ronda malam.
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Pasma Royce, menerangkan pengeroyokan terhadap terjadi saat korban sedang melakukan Ronda malam di Gang pelawi RT 03/011, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.
Atas insiden itu, Acong harus dilarikan ke rumah sakit oleh adiknya. Bahkan ketika dibawa kerumah sakit pisau masih terlihat menancap di tubuh Acong.
Menangapi hal tersebut, Satreskrim Polres Jakarta Barat bersama Polsek Cengkareng berhasil mengamankan 10 orang yang melakukan pengeroyokan terhadap Acong. Para preman ini ditangkap di sejumlah tempat di Jakarta.
Mereka adalah orang-orang yang melakukan pengeroyokan terhadap Acong pada Hari Sabtu (18/2/2023) kemarin. Penangkapan ini dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat Kompol Andri Kurniawan.
"Benar ada sejumlah orang yang berhasil kita tangkap terkait aksi premanisme dan pengeroyokan di kawasan Cengkareng Timur kemarin. Kita tangkap sehari setelah kejadian. Namun dilakukan pengembangan hingga tadi malam dan para pelaku sudah lengkap, yakni berjumlah 10 orang," sebut Pasma.
Dikatakan Pasma informasi ini bermula dari masyarakat yang membuat laporan ke Polsek Cengkareng. Pelapor adalah adik dari korban, saat membuat laporan ia mengatakan kalau saudaranya menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah preman saat sedang ronda malam.
Mendapatkan informasi tersebut, anggota Satreskrim Polres Jakarta Barat kemudian langsung menelusuri TKP dan melakukan sejumlah penyidikan.
Polisi juga mendatangani korban yang ada di rumah sakit dengan kondisi yang mengenaskan. "Dirumah sakit kita melihat korban terbaring dengan sejumlah luka tusukan di lengan kanan. Bahkan saat itu pisau yang masih tertancap, memar di bagian muka dan gigi depan patah," lanjut Pasma.
Setelah mengumpulkan sejumlah saksi dan barang bukti, akhirnya tim gabungan dari Polres Jakarta Barat dan Polsek Cengkareng berhasil mengamankan sejumlah pelaku.
Menurut Pasma, pelaku utama dalam kasus ini adalah Reyhi Passu alias Rey. Saat itu polisi mendapat informasi kalau Pelaku Rey ini bersembunyi di kostan wilayah Krekot Bunder Raya, Kelurahan Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Selanjutnya tim gabungan Jatanras, Resmob dan Polsek Cengkareng mendatangi Alamat tersebut dan berhasil mangamankan Pelaku Berikut barang buktinya.
Berdasarkan pengakuan dari pelaku Reyhi Passu alias Rey bahwa alasan dirinya bersama para rekannya menyerang City Park (TKP pertama) karena dalam kondisi mabuk dan merasa mendapat ancaman dari seorang pria.
"Untuk motif pengeroyokan kita masih dalami, yang jelas permasalahan ini sudah kita tangani sesuai dengan arahan bapak Kapolda Metro Jaya yang mengatakan tidak boleh ada premanisme di Jakarta. Perintah dari atasan sudah jelas, tidak boleh ada premanisme di Jakarta. Semua bentuk premanisme harus dibasmi di Polda Metro Jaya dan juga Indonesia," tandas Kapolres.
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS