Loading...

Benarkah MAN 12 Tangsel Menolak Siswa PPDB Jalur Afirmasi

Benarkah MAN 12 Tangsel Menolak Siswa PPDB Jalur Afirmasi
Masa Pengenalan Lingkungan SMAN 12 Tangerang Selatan. Foto: Ashri
Reporter: Ashri | Editor: Tama

TitikKata.com-Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 12 Tangerang Selatan yang berlokasi di Cilenggang, Serpong dimulai selama tiga hari. Terdata ada 235 peserta didik baru yang diterima di SMA Negeri 12 Tangerang Selatan melalui jalur zonasi, prestasi akademik-non akademik, perpindahan orang tua dan afirmasi.

Kepala SMAN 12 Tangsel, Rokhmat Hidayat menjelaskan, dalam MPLS ini, pihaknya mengedepankan wawasan Wiyata Mandala.

"Pada dasarnya MPLS muaranya adalah wawasan Wiyata Mandala, yakni cara pandang siswa terhadap lingkungan sekolah. Yakni bagaimana struktur organisasi sekolah, ruang-ruang sekolah yang memang harus diketahui oleh para siswa. Termasuk juga bagaimana tata terbit, organisasi, kegiatan ekstra kulikuler yang ada di sekolah. Sehingga ketika siswa masuk efektif pada 24 Juli nanti, siswa sudah paham, mereka sudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang ada," katanya ditemui di ruang kerjanya, Senin (17/7/2023) 

Akan tetapi, berdasarkan pengumuman PPDB SMA Negeri 12 Tangerang Selatan hanya jalur afirmasi yang tidak diumumkan jumlah siswa yang diterima atau lolos melalui jalur tersebut.

Rokhmat Hidayat pun, mengklaim jika pengumuman jalur afirmasi sudah diumumkan melalui sistem online dan mereka yang lolos telah melalui proses survei lapangan.

"Untuk PPDB jalur afirmasi tetap diumumkan via online. Ada beberapa siswa yang mendaftar lewat jalur afirmasi dan menggunakan persyaratan di Juknis, maka kita melakukan proses survei lapangan, apakah anak ini yang mendaftar lewat jalur afirmasi ini miskin betul atau hanya miskin-miskinan," ujarnya.

"Ternyata setelah kita survei lapangan memang benar siswa tersebut miskin, dan berdasarkan arahan pak Gubernur untuk harus dibantu sehingga harus dibantu," tambahnya.

Bahkan, pihaknya juga mengaku menolak pendaftar yang terbukti melalukan kecurangan di jalur Afirmasi. 

"Ada juga yang kami tolak karena menurut saya ini pembohongan publik, dengan ciri rumahnya bagus, punya usaha, nah ini kami tolak. Jadi pesan pak Gubernur agar hati-hati, pesan pak Gubernur sekolah harus hadir di tengah masyarakat yang tidak mampu," tutupnya.

Simak Video: Ini Rangkaian Kegiatan 1 Dekade Festival Al-A’zhom


Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait