Marak Kasus DBD di Lebak, Pemerintah Lakukan Intervensi Khusus
TitikKata.com-Pemerintah Kabupaten Lebak melakukan sederet cara untuk menekan angka Demam Berdarah Dengue (DBD) di Bumi Multatuli.
Penjabat Bupati Lebak, Iwan Kurniawan kepada TitikKata di Kantor Bapelitbangda Lebak, Rangkasbitung, Rabu (17/4/2024) mengatakan kasus DBD tengah marak dan mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah.
"Pertama kita sudah buat surat edaran untuk beberapa hal mencegah dan memberikan pengertian pemahaman edukasi terhadap masyarakat, turun Kecamatan turun ke desa desa melakukan sosialisasi terhadap pencegahan untuk DBD,"kata Iwan.
Selain itu, menurut Iwan, Dinas Kesehatan juga telah mengoptimalisasilam puskesmas dalam melakukan sosialisasi agar masyarakat bisa melakukan upaya pencegahan DBD merebak.
"Ada juga program fogging ya. Fogging yang memang sebenarnya masih ada teknologi-teknologi yang lain yang juga bisa lebih cepat atau lebih lebih pas gitu tapi memang itu sudah teranggarkan salah satunya untuk mencegah,"tuturnya.
Kata Iwan, Dinas Kesehatan juga telah turun untuk melakukan survey dan penanganan kepada masyarakat yang terjangkit DBD. Termasuk intensifikasi fogging
"Fogging itu pertama sudah teranggarkan dan memang itu salah satu pencegahan jadi Sudah sudah berjalan dan sudah berproses juga di beberapa daerah yang memang dinyatakan titik rawan DBD dan kami minta pendataan menjadi hal yang penting, fogging kemudian obat-obatan vitamin Puskesmas dan bergerak ke lokasi-lokasi yang memang terdampak DBD,"tandasnya.
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS