Loading...

Rano Karno Ditantang Perbaiki Nasib Seniman Betawi yang Dinilai Memprihatinkan

Rano Karno Ditantang Perbaiki Nasib Seniman Betawi yang Dinilai Memprihatinkan
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. Foto: Titikkata
Reporter: Hari W | Editor: Lani

Titikkata.com - Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Keadilan Sejahterah (PKS), Muhammad Subki menantang Wakil Gubernur DKI, Rano Karno untuk memperbaiki nasib seniman betawi.

Sebab, menurut dia, kondisi seniman betawi sangat memprihatinkan.

"Iya, seniman betawi kan saat ini mereka antaberantah ya berantakan dimana-mana, gak ada organisasi yang menyatukan ya maaf ya, kita punya organisasi BAMUS Betawi tapi juga kurang bisa menjangkau mereka. Mereka mungkin berserahkan dimana-mana dengan kreasi masing-masing ada yang sampai, maaf ya ondel-ondel dipake untuk ngamen dan lain sebagainya, ini kan kondisi yang memprihatinkan gitu. Sebuah simbol budaya yang harusnya dilestarikan, dihormati tapi kemudian bisa dipake untuk ngamen ini kan sebuah teguran sebetulnya buat kita warga DKI Jakarta bagaimana memberikan solusi terbaik untuk mereka. Para seniman betawi perlu dikumpulkan, perlu diidentifikasi kembali keberadaan mereka, aktivitas mereka lalu kemudian kita bikin semacam managerial yang baik agar mereka juga terarah, ya mereka bisa melakukan aktivitas budaya di tempat-tempat yang juga mereka bisa perform," ucap Subki kepada TitikKata, Senin (4/3/2025).

"Apalagi sekarang kan wakil gubernurnya ini kan seniman ya, tentu gak salah dong kita berharap kepada beliau karena dia seniman, ayo dong kita lestarikan, kita jaga, kita rekrut para seniman kita untuk hidup lebih baik lagi kan gak lucu kalau seniman betawi, maaf ya untuk cari makan aja susah sangat tidak lucu. DKI dengan segudang kekayaan materialnya yang luar biasa tentu punya kewajiban menjaga dan memelihara para seniman betawi adanya wacana dorongan supaya para seniman betawi," tambahnya.

Subki lalu menekankan pentingkan menjaga kelestarian budaya betawi, agar Jakarta memiliki kekhasan daerah.

"Setiap daerah itu kan memiliki kekhasan yang masing-masing ya, memiliki budayanya, memiliki bahasanya yang khusus gitu kayak provinsi-provinsi lain juga punya kekhasan budayanya masing-masing ya, Jakarta walaupun ibu kota dalam konteks macemuknya luar biasa tetap saja harus juga mengakomodasi orang-orang betawi sebagai orang asli yang tinggal di Jakarta sebelum yang lain datang.  Maka pelestarian budaya betawi juga penting ya  buat DKI Jakarta supaya memunculkan kekhasan daerahnya gitu kalau kita datang berkunjung ke provinsi lain kan gapuraknya, keseniannya, tariannya itu kita disomsong dengan nilai-nilai daerah ya kearifan lokalnya tapi kalau di Jakarta ini hampir sudah mulai gak nampak gitu, jadi perlu ada gerakan mengakomodasi dan menumbuhkan, melestarikan budaya betawi yang mereka adalah orang-orang asli Jakarta," tuturnya.

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait