Loading...

Soal KEM & PPKF, Begini Tanggapan Fraksi PKS DPR RI

Soal KEM & PPKF, Begini Tanggapan Fraksi PKS DPR RI
Reporter: Fifi | Editor: Tama

Titikkata.com - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, DPR RI menyampaian pandangannya atas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM & PPKF) Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2025.

Pandangan itu disampaikan oleh anggota Fraksi PKS, Muhammad Nasir Djamil, dalam rapat paripurna Ke-18 masa persidangan V, di ruang paripurna DPR RI, Selasa (28/5/2024).

"Mengingat dampak peperangannya, konflik antar negara dan ini akan mempengaruhi perekonomian dunia dan tentu berdampak untuk Indonesia. Oleh karena itu kita berharap pemerintah menghadapi situasi ini harus lebih fokus dan berkonsentrasi terutama bagaimana mencapai pertumbuhan ekonomi," katanya.

Nasir kemudian menyinggung keinginan Presiden terpilih, Prabowo Subianto yang berjanji akan membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 8 persen.

"Presiden terpilih berkeinginan agar pertumbuhan ekonomi Indonesia itu dua atau sampai tiga tahun kedepan itu mencapai angka 8 persen, sementara sekarang ini pertumbuhan ekonomi masih di angka 5 lebih dikit. Oleh karena itu kerja keras kabinet yang akan datang itu sangat dibutuhkan. Dan karena itu susunan APBN tahun 2025 adalah penyusunan APBN transisi, dan karena itu masalah pertumbuhan ekonomi , penyediaan lapangan kerja kemudian mengatasi pengangguran dan juga bagaimana memberikan perhatian kepada tenaga pendidik, tenaga kesehatan terutama dipedalaman itu menjadi sangat penting. Oleh karena itu instrumen anggaran pendidikan 20 persen dari APBN itu harus di maksimalkan oleh pemerintan untuk menjalankan amanat konstitusi, mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan kesejahteraan," ucapnya.

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait