Tahun Ini 510 Rumah Tidak Layak Diperbaiki Pemkot Tangsel
TitikKata.com-Perbaikan Rumah Umum Tak Layak Huni (RUTLH) terus dilanjutkan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Tangsel.
Ditemui titikkata, di Aula Pondok Aren, Selasa (30/1/2024) Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan menjelaskan indikator rumah yang layak dibedah.
"Dari Dinas Permukiman memiliki indikator bagaimana masyarakat yang memang layak untuk mendapatkan bantuan bedah rumah yang memang dilaksanakan setiap tahun. Tahun ini ada 510 rumah yang dibangun dengan kriteria rumah tersebut memang di bawah standar layak hidup, misalkan rumahnya atapnya dalam kondisi rapuh, rangka atapnya itu berbahaya untuk ditinggali, atau mengalami kebocoran yang sudah parah, atau ventilasi penerangan udara dan cahayanya kurang, lalu lantainya belum beralaskan penutup lantai, seperti keramik ataupun ubin. Ataupun dindingnya yang sudah rapuh dan struktur yang tidak layak digunakan, nah ini adalah indikator-indikator dan masyarakatnya tercatat tidak mampu," papar Pilar.
Terkait anggaran bedah rumah, Pilar mengatakan Anggaran RULTH Tangsel di 2024 sebesar Rp35 Miliar.
"Anggarannya, 71 juta dikalikan 510 unit, kurang lebih ada Rp35 miliar," ujar Pilar.
Ditempat yang sama, Aries Kurniawan, Kepala Disperkimta Kota Tangsel, menjelaskan bahwa proses bedah rumah di 2024 Kota Tangsel terbagi menjadi 2 tahapan, dengan masa pembangunan 45 hari perunit.
"Tahun 2024 beberapa kecamatan dan kelurahan sudah terbagi di masing-masing tempat, pertama ada di Serpong Utara dengan total 70 rumah, untuk di Pondok Aren kemungkinan yang terbanyak yaitu ada 94 yang ada di bedah, dari 7 kecamatan Tangsel paling banyak Pondok Aren dan Pamulang, karena luas dan msyarakatnya memang banyak. Minggu depan sudah siap-siap untuk dibedah oleh BKM masing-masing Kelurahan. Tahap 2 setelah lebaran jadi sebelum lebaran tahap pertama, tahap kedua setelah lebaran, dengan masa pembangunan 45 hari," tutup Aris.
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS