Wakil Ketua DPRD Kaget Harga Sembako Naik, Besok Mau Langsung Sidak Pasar
TitikKata.com - Wakil ketua DPRD Banten, M Nawa Said Dimyati mengakui, pihaknya belum mengetahui sebab kenaikan harga bahan pokok di beberapa daerah di Banten.
"Nah kita belum tahu kenapa harga beras bisa naik, cabai, bawang, persoalannya dimana kita belum tahu," kata Nawa saat ditemui di ruang kerjanya DPRD Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Selasa (7/2/2023).
Dirinya mengaku sempat menanyakan ketersediaan bahan pokok di Banten, kepada Pj Gubernur Al Muktabar. Namun dipastikan ketersediaan bahan pokok tersebut di wilayah Banten, dinyatakan aman.
"Setahu saya beberapa waktu lalu kami bicara dengan pak Pj Gubernur (Al Muktabar,red) bahwa stok beras untuk Banten cukup aman, bahkan terbaik se Indonesia," ucap dia.
Pria yang kerap disapa Cak Nawa itu mengaku dalam waktu akan melakukan inpeksi mendadak (sidak) ke beberapa pasar di Banten untuk mencari tahu penyebab kenaikan harga bahan pokok.
"Dalam waktu satu dua hari ini saya akan mengajak komisi II (DPRD Banten) untuk melakukan sidak ke pasar Rau dan juga pasar pasar lain untuk mengetahui persoalan kenaikan harga-harga itu dimana," terang Nawa.
Dia melanjutkan, hasil temuan di lapangan nanti akan direkomendasikan kepada Gubernur untuk melakukan langkah-langkah antisipatif sekaligus penyelesaian.
"Nanti dari hasil sidak operasi pasar kita akan minta Pj Gubenrur melalui Disperindag untuk melakukan operasi pasar di beberapa tempat yang dituju," ungkapnya.
Sejauh ini, Nawa mengaku, pihaknya belum menerima aduan secara langsung dari masyarakat terkait kenaikan harga bahan pokok di pasar.
Diketahui, kenaikan harga beras di Pasar Induk Rau Kota Serang, berkisar dua sampai tiga ribu rupiah perliternya.
"Naiknya macem-macem, ada yang 10 ribu ada juga yang 20 ribu, harga sekarang beras ada yang sembilan ribu, ada yang delapan ribu. Perliter naiknya dua ribu sampai tiga ribu," ujar salah satu pedagang beras Syarif.
Syarif mengaku dirinya terpaksa menjual beras barang dagangannya dengan harga tinggi lantaran dari penggilingan sudah naik.
"Pada minta naik semua (penggilingan), jadinya daripada gak ada barang mending kita beli," ucapnya.
"Harga beras sekarung untuk beras biasa 290 ribu, beras yang kualitasnya lumayan sampe 300 ribu perkarung. "Harga normal dulu sekarung cuman 230 ribu dan 240 ribu," pungkas Syarif.
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS