Loading...

Warga Utan Kayu Resah, Polisi Diminta Tindak Pelaku Balap Liar

Warga Utan Kayu Resah, Polisi Diminta Tindak Pelaku Balap Liar
Aktivitas balap liar di Jalan Utan Kayu, Jakarta Timur. Foto: Fifiyanti
Reporter: Fifiyanti | Editor: Tama

TitikKata.com-Warga Utan Kayu, Rawamangun, Jakarta Timur mengaku resah dengan ulah para remaja yang melakukan aksi balap liar hingga berujung tawuran. Atas kejadian yang terus berulang itu, warga meminta Kepolisian segera bertindak. 

"Sejauh yang saya tau disini memang sangat sering terjadi keributan, mulai dari balap liar hingga terjadi tawuran antar warga. Entah itu dari geng motor atau dari kelompok mana saya juga kurang paham. Intinya disekitar sini sering terjadi keributan," kata Aliwuna Sakti, warga Utan Kayu, saat ditemui TitikKata, Kamis (7/9/2023). 

"Itu sangat meresahkan karena sebagai masyarakat disini jujur aja, kami sangat resah," tambahnya.

Balap liar ini, kata Aliwuna sering dilakukan pada Sabtu malam sekitar pukul 12.00 keatas.

"Itu mereka balapan enggak menentu, tapi lebih seringnya itu di malam minggu. Dan kadang berujung pada keributan. Enggak menentu, tapi biasanya jam 12 ke atas, entah itu jam 2 atau jam 3 pagi. Mereka seringnya di jam-jam segitu," katanya.

Terkait tindakan pihak kepolisian, Aliwuna mengaku pernah dilakukan penindakan, hanya saja tidak efektif.

"Dari pihak kepolisian ada sih, cuma kadang gak terlalu efektif. Kadang polisinya tiba ketika balapan liar itu atau keributan itu udah berakhir. Karena ini soal jam tadi, polisi kan kadang ada patroli tapikan mereka tau jam-jam patroli itu. Jadi kadang balapan-balapan liar ini mereka mengakali itu, dari cela-cela waktu itu. Jadi kami minta juga kepada pihak kepolisian untuk lebih rutin," katanya.

Sementara, warga lainnya yakni Zulafiff mengaku, suara bising motor yang digunakan remaja balap liar selalu melintas di gang rumahnya.

"Harapan saya sebagai warga disini pemerintah dan aparat penegak hukum turut mengambil andil. Karena memang balap liar dan tindakan kriminal lainnya itu sangat meresahkan," katanya.

Hingga berita ini dibuat, TitikKata masih berupaya menghubungi pihak kepolisian setempat untuk dimintai keterangan.

Simak Video: Target PPJ Lebak Naik Rp250 Juta di APBD Perubahan 2023


Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait