Kolong Jembatan Penghubung Dua Kecamatan Jadi Saksi Pak Tua Hidup Sebatang Kara
TitikKata - Lelaki berusia 70 tahun, Suwarno, terpaksa tinggal di tempat yang tak selayaknya ditinggali. Berbeda dengan orang kebanyakan, tempat tinggal Suwarno beratapkan kontruksi beton yang mengubungkan Kecamatan Neglasari dan Karawaci, lantainya beralaskan campuran tanah dan bebatuan dengan halamannya Sungai Cisadane, di tengah hiruk pikuk masyarakat Kota Tangerang.
Suwarno memanfaatkan triplek bekas, sisa-sisa spanduk dan tali temali untuk dijadikan dinding untuk beranda sekaligus ruang untuknya rehat hingga pulas tertidur.
Kolong Jembatan itu, menjadi tempatnya berlindung, dari terik matahari dan hujan. Begitulah nasib yang ia alami.
Suwarno bercerita, sudah lama ia tinggal dengan kondisi seadanya selama beberapa dekade terakhir.
“Berdirinya jembatan ini, udah lupa, sebelumnya udah lama bener sih disini,” ucapnya, Selasa(30/5/2023).
Untuk membersihkan dirinya saja, Ia hanya mengandalkan Mushola yang tak jauh dari kolong jembatan tempatnya bermukim. Untuk mencuci pakaian yang kerap digunakan, dirinya memilih menggunakan aliran sungai Cisadane.
Dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, lansia ini hanya mengandalkan barang sisa-sisa yang ditemukannya di tempat-tempat sampah atau di pinggir jalan.
“Ya cukup gak cukup lah, belum pasti sih, kaya sekarang-sekarang ini belum ada(pemasukan),” lirihnya.
Dadang warga sekitar tempat Suwarno bermukim, menyebut bahwa Suwarno sudah puluhan tahun hidup dengan kondisi memprihatinkan seperti ini.
“Udah puluhan tahun dia, pak No disini? udah puluhan tahun dia, udah lama dah. Saya juga kan merasa kasian lah sama pak No, hidupnya sebatang kara gitu, kalo saya kan ini pengen ngebantu gitu kan kalo ini, tapikan saya kan saat inikan kerja saya masih serabutan, belum ini kalo saya (sukses) inikan saya pengen ngebantu orang yang gak punya gitu,” kata Dadang, Selasa (30/5/2023)..
hal serupa juga diungkapkan, Istri Ketua RT setempat yang juga seorang Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) bernama Puji yang menyebut bahwa Suwarno merupakan warganya yang tinggal lama di tempat itu.
“Saya ibu Puji, Ketua RT 05 RW 01 , iyaa (Suwarno) warga Saya,” katanya.
Simak Video: Menanti Putusan MK di Pemilu 2024, Anggota DPRD Lebak Galau
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS
