Realisasi PAB Baru Capai Rp261 Juta dari Target Rp2 Miliar, DPRD Banten Desak Bapenda Kejar Perusahaan
Titikkata.com - Realisasi penerimaan Pajak Alat Berat (PAB) Pemerintah Provinsi Banten tercatat baru mencapai Rp261 juta atau sekitar 13,05 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp2 miliar hingga 18 April 2026.
Wakil ketua Komisi III DPRD Banten, Dede Rohana, meminta Bapenda untuk merealisasikan serta menaikan target pendapatan alat berat, karena dianggap potensinya cukup banyak.
“Saya sudah minta kepada seluruh Samsat supaya meningkatkan bukan 100 persen lagi, saya minta 1.000 persen dari perolehan tahun kemarin, memang mencapai 200-300 persen perolehan ya. Maka tahun ini saya minta lebih naiknya 1000 persen kalau perlu, karena potensi alat berat banyak,” ujar Dede Rohana kepada TitikKata di gedung DPRD Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Selasa (5/5/2026).
Politisi PAN itu menekankan, Kepala Bapenda harus segera berkoordinasi dengan bidang pengawasan Disnaker Banten untuk menggali data alat berat di perusahaan-perusahaan yang tersertifikasi.
Lebih lanjut, Dede Rohana menegaskan, jika kendala penagihan pajak alat berat selama ini karena sistem pengawasan masih lemah.
“Saya minta supaya alat berat yang disertifikasi harus dipastikan sudah bayar pajak alat berat,” katanya.
“Tidak ada sanksi, monitoringnya sudah karena ngga di jalan raya karena di dalam dalam pabrik, terus sistem harus ada kerjasama yang paling memungkinkan adalah kerjasama kolaborasi dengan dinas tenaga kerja bidang pengawasan, karena industri itu biasanya mau,” sambung dia.
Dede Rohana juga mengungkapkan, bahwa Bapenda hingga saat ini belum memiliki data riil terkait jumlah wajib pajak alat berat.
“Belum terdata, tidak punya data akurat kita terkait dengan alat berat, ada berapa ngga punya datanya, paling datanya ada di bidang pengawasan itu sekarang ngurus seritifikasi, kalau kita punya data itu banyak banget di mana mana,“ pungkasnya.
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS