Loading...

Rp1,2 Miliar untuk Suvenir Bapenda Banten, Wagub Dimyati: Jangan Sampai Boros!

Rp1,2 Miliar untuk Suvenir Bapenda Banten, Wagub Dimyati: Jangan Sampai Boros!
Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah. Foto: Istimewa
Reporter: Jejen | Editor: Lani

Titikkata.com - Belanja suvenir atau cendra mata pada BadanPendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten menghabiskan anggaran mencapai Rp1 miliar lebih dari APBD 2026. 

Berdasarkan penelusuran TitikKata di laman sirup.lkpp.go.id, belanja suvenir atau cendra mata di Bapenda Banten dengan metode pemilihan E-Purchasing memiliki total pagu anggaran mencapai Rp1,2 miliar, dengan rincian suvenir/cendera mata plakat badak Rp27.780.000, suvenir/cendra mata plakat menara Banten Rp24.030.000,suvenir/cendra mata mug Rp812.000.000, suvenir/cendra mata tumbler dan suvenir/cendra mata payung Rp373.240.000.

Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah mengklaim, pihaknya akan segera memanggil Kepala Bapenda untuk mengevaluasi anggaran tersebut.

Dia meminta dinas terkait agar tidak melakukan pemborosan anggaran dalam belanja yang tidak berdampak langsung kepada masyarakat.

“Saya minta pertanggungjawaban, saya minta reportnya, dari kepala Bapenda nanti saya panggil,” ujar Dimyati kepada TitikKata saat ditemui di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Senin (6/4/2026)

“Harus ada outputnya, outcamp benefitnya, impectnya dan jangan boros, saya akan panggil kepala Bapenda, tunggu dua tiga hari,” sambung dia.

Mantan Bupati Pandeglang dua periode itu juga meminta, Bapenda agar kreatif dalam menggali potensi pendapatan termasuk dari sektor pajak air permukaan untuk lebih dioptimalkan.

“Nanti kita lihat di sumber-sumber apa yang bisa dilakukan, misal di industri pajak air permukaan, nanti kita cari, kalau pajak kendaraan trennya itu bukan meningkat justru menurun. Jadi saya berharap sudah mulai inovasi mencari sumber pendapatan baru,” pungkasnya.

Titikkata telah berupaya mengonfirmasi Kepala Bapenda Berly Rizki Natakusumah via WhatsApp, namun hingga berita ini diturunkan yang bersangkutan tidak merespon.

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait