adsense_activation_code; ?> custom_header_codes; ?>

Tag: Dimyati Natakusumah

© https://titikkata.com

APBD Banten 2027 Diprediksi Turun Rp1 Triliun, Wagub Dimyati...

Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah memprediksi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten tahun 2027 akan mengalami penurunan hingga Rp1 triliun.

© https://titikkata.com

Pesan Tegas Wagub Banten: ASN Digaji Rakyat, Harus Beri...

Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah meminta seluruh ASN memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan pelayanan publik yang optimal, efisien, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

© https://titikkata.com

Wagub Dimyati Desak GTRA Banten Inventarisasi Aset dan...

Wakil Gubernur (Wagub) Achmad Dimyati Natakusumah mendesak, Tim Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Banten untuk menginventarisasi aset milik pemerintah daerah untuk pemanfaatan kepentingan publik,...

© https://titikkata.com

Aksi di Kantor Gubernur, KM30: Kemiskinan di Banten Bukan...

Mereka menuding, Gubernur dan wakil Gubernur Banten, Andra Soni-Dimyati Natakusumah gagal dalam mengatasi kemiskinan di Tanah Jawara.

© https://titikkata.com

Rp1,2 Miliar untuk Suvenir Bapenda Banten, Wagub Dimyati:...

Belanja suvenir atau cendra mata pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten menghabiskan anggaran mencapai Rp1 miliar lebih dari APBD 2026.

© https://titikkata.com

Aksi di KP3B, Mahasiswa Pertanyakan Realisasi Program Andra-Dimyati...

Setahun sudah kepemimpinan Andra-Dimyati di Provinsi Banten, kinerjanya kini jadi sorotan mahasiswa

© https://titikkata.com

Aktivis Mahasiswa Desak KPK Audit Dugaan Nepotisme di Banten:...

Aktivis Komunitas Soedirman 30 menyoroti dugaan praktik nepotisme di Pemerintah Provinsi Banten usai pengangkatan adik Wakil Gubernur Banten, Berly Rizki Natakusumah, sebagai Kepala Bapenda. Mahasiswa...

© https://titikkata.com

Adik Wakil Gubernur Banten Jadi Kepala Bapenda, Pengamat...

Pengangkatan adik Wakil Gubernur Banten sebagai Kepala Bapenda menuai sorotan. Pengamat menilai langkah ini berpotensi memunculkan praktik nepotisme.